Why Is the Prettiest Girl in School Trying to Talk to a Loner Like Me during Lunch Break? – Chapter 5 Bahasa Indonesia

Font Size :
Table of Content
Advertise Now!

Bab 5 – Pertanda

ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー

ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー

ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー

「Andou-kun, selamat pagi」

「Aa, ya. Selamat pagi …… Asakura-san 」

「Andou-kun, apa yang kau baca hari ini?」

Setelah itu, aku telah melihat hasil dari usahaku, sekarang aku dapat berbicara secara normal tentang Light novel dengan Andou-kun.

「Hm? Ah, ini adalah rilisan baru dari DDD Bunko. Kau tau, baru-baru ini karya ini peringkat pertama dalam kategori pendatang baru di 『Kono hen no Light Novel ga Sugoi!』*」

「Aa, itu! Aku juga ingin tahu tentang buku itu. Bagaimana itu? Apakah itu menarik? 」

「Ya, ini cukup menyenangkan! Aku baru membeli jilid pertama kemarin, tapi itu sangat menarik sehingga aku akhirnya membaca hingga ke jilid terakhir yang dipublikasikan, jilid ketiga 」

「Hee, jadi seperti itu ya. Kemudian, aku juga akan membacanya begitu aku selesai dengan yang aku baca sekarang. Jika Andou-kun mengatakan itu menarik, maka bagaimanapun juga itu tidak akan menjadi buruk」

「Itu benar. Aku pasti merekomendasikannya. Ngomong-ngomong, apa yang kau baca sekarang, Asakura-san? 」

「Akhir-akhir ini aku telah terpengaruh untuk membaca buku ini『 Class no Ijimerarekko ga Tenseisuru to Taitei Cheat 』*」

「Ahahaha! Asakura-san benar-benar menyukai genre OP MC, bukan? 」

「Apa itu……..buruk?」

「Nah, tidak sama sekali, aku pikir itu baik-baik saja ….. .Jika aku harus mengatakan, itu agak imut」

「Im …… apa yang kau katakan!」

「Un, maaf …… Kau-kau benar」

Akhir-akhir ini aku sudah bisa berbicara dengan Andou-kun, namun ketika aku melakukannya, kadang jantungku mulai 『doki!』. Tapi, aku tidak merasa itu tidak menyenangkan …

Pada awalnya, aku bahkan tidak bisa menyapanya.

Namun, ketika aku mengingatnya sekarang, itu salahku sendiri sehingga aku tidak bisa berbicara dengan Andou-kun saat itu. Aku telah membuat dinding sendiri, bertingkah angkuh dan membengkak dengan kebanggaan yang tidak berguna.

Tapi, jika aku benar-benar ingin berbicara dengannya, hal yang paling penting adalah––

Aku seharusnya lebih berani.

「Andou-kun, Jika kau bisa …… hari ini setelah sekolah, apa kau ingin …… mmm, ingin pergi ke toko buku ….. bersama denganku?」

「……! De – dengan senang hati! 」

ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー

ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー

ー ー ー ー ー ー ー ー ー ー

* Chirp chirp chirp*

“Sebuah mimpi…….”

Table of Content
Advertise Now!

Please wait....
Disqus comment box is being loaded