Isekai Yururi Kikou ~Raising Children While Being an Adventurer~ Chapter 22 Bahasa Indonesia

Font Size :
Table of Content
Sakuranovel.id

Chapter 22 – Misi penaklukan dari Knight.

 

 

Misi penaklukan monster didalam 『Hutan Gaia』

Tujuan nya adalah untuk menipiskan monster-monster dan menyelidiki apakah ada sarang monster yang dibuat disekitar kota dan menyapu bersih mereka jika ada.

–Hutan Gaia

Hutan yang sangat berbahaya dengan tingkat resiko pada rank A, dimana monster merajalela dalam jumlah yang cukup banyak.

Dikatakan bahwa bagian tengah dari hutan adalah wilayah kekuasaan dari monster yang sangat kuat yang tak seorang pun bisa kembali dari sana dengan selamat.

Tapi, itu bukan berarti monster-monster itu akan terkonsentrasi hanya pada bagian pusat dari hutan saja. Monster-monster terus bermunculan bahkan disepanjang perbatasan hutan.

Para monster yang melarikan diri dari tengah hutan diklasifikasikan dengan Rank C dan Rank D.

Meskipun demikian, mereka tetaplah ancaman yang besar bagi penduduk biasa.

Sebagai tambahan, monster yang kuat …. bukan berarti monster dengan rank A tidak pernah keluar dari hutan,

Ketika mereka keluar dari hutan, kerusakan dan korban jiwa yang disebabkannya pada penduduk sekitar pasti akan meningkat.

Oleh karena itu, agar tidak mempengaruhi kota dan sekitarnya ………….. kekuatan dari pasukan penyapu bersih diperlukan untuk membersihkan area-area hutan yang terdekat.

Biasanya ini dilakukan oleh para knight saja tanpa memerlukan bantuan dari adventurer. Ini pengecualian karena tempat yang dituju adalah Hutan Gaia.

Bahkan jika seseorang mendaftar menjadi knight lalu berlatih dengan tekun dan keras, tetap saja hanya akan ada segelintir orang yang memiliki kemampuan berjalan di dalam Hutan Gaia.

Sebagai tambahan, kota Shirin, tepat berada diperbatasan dengan kota terdekat dari Kerajaan Argo.

Walaupun merupakan negri yang bersahabat, tapi kota tidak mungkin ditinggalkan tanpa pertahanan dengan semua orang yang berpengaruh pergi kedalam Hutan Gaia.

Karena itulah, Adventurer dipanggil untuk membantu,

Orang-orang yang berpengaruh termasuk juga Rank A dan Rank B adventurer party sedang dikumpulkan.

Sedangkan Aku, Aku menerima sebuah Misi khusus ditunjukkan padaku yang berasal dari Kapten cabang knight Grunwald Ruven-sama untuk ikut serta dalam misi penaklukan gabungan ini.

◇ ◇ ◇

Pada hari yang ditentukan itu, Pertama, Aku mampir sebentar di Adventurer Guild dengan Allen dan Elena, tujuan ku adalah untuk memeriksa rincian dari misinya.

Sejujurnya, Aku tidak mendengar Misi seperti apa kali ini. Hanya seperti situasi biasanya.

Jadi Aku ingin memahami isi dengan baik misi yang akan dialakukan. Sehingga Aku tidak akan mengganggu selama prosesnya. Lagipula, Guild berada dalam satu jalan kearah gerbang barat,

Oleh karena itu, Aku memeriksa papan misi dan kemudian pergi ketempat berkumpul di gerbang barat.

Disana, Knight yang menaiki beberapa kereta kuda dan Adventurer yang juga menerima misi sudah berkumpul semua, Ketika semua orang menyadari keberadaan kami. Mereka melihat kami dengan pandangan mencurigakan dan tajam.

Aku tahu Aku terlalu mencolok karena Aku membawa serta Anak-anak denganku tapi tetap saja suasana ini terasa tidak menyenangkan.

Untuk saat ini, Aku mengabaikan tatapan mereka dan medekati Wald-sama yang sedang memberikan instruksi.

「Ou, kalian datang!」

Wald-sama yang melihat kami mengangkat tinggi satu tangannya dan berjalan kearah kami.

「Selamat pagi, Wald-sama」
「Kau datang tepat waktu, simungil ini juga datang seperti yang diduga」
「Karena Aku menerima Misinya. Tentu saja Aku pasti akan datang. Lagipula, Wald-sama tahu kalau anak-anak akan selalu bersamaku ketika Kau memberikan ku misinya bukan?」

Wald-sama tahu keadaan dari Allen dan Elen, Jika kau tahu, kenapa kau ingin Aku berpartisipasi dalam Misi ini!

「Hahaha. Kalian akan tidak apa-apa. Lagipula Aku memasukan kalian kedalam timku」
「Kau telah membagi-bagi kami kedalam tim ya?」
「Tiga tim totalnya. Setiap tim terdiri dari lima belas orang. Setiap party dari Adventurer akan tetap bersama」
「Dari yang Aku lihat tidak ada party yang terdiri dari tiga orang selain kami?」

Sangat mudah melihat setiap party dari cara para adventurer berkumpul.

「Lagipula, Aku mengizinkan kalian ikut serta adalah keinginanku sendiri. Ah, dengan cara itu jumlah knight bisa dikurangi lagi」

Kau sepertinya telah memberikan cukup banyak pertimbangan dalam pembagian kelompok.

「Jika kau bisa memberikan pertimbangan sejauh itu, seharusnya kau juga menjelaskan tentang kami kepada knight-sama dan yang lainnya, Kau bahkan tidak memberitahukan mereka tentang partisipasi kami? Aku bisa merasakan tatapan dingin mereka beberapa saat yang lalu」
「Oh iya! Aku lupa!」

Orang ini ………………

Para knight yang mendengarkan percakapan kami dengan seksama menatap Wald-sama seperti biasa, Aku penasaran mngkinkah Wald-sama selalu bersikap seperti ini.

Tapi, dengan begini seharusnya sudah disampaikan pada semuanya bahwa orang yang telah meminta kami datang adalah Wald-sama sendiri. Aku harap ini akan membuat percakapan dalam unit nanti menjadi lebih mudah.

Allen dan Elena yang sangat sensitif terhadap lingkungan sekitarnya menganggap pandangan mata yang lainnya sebagai bentuk “permusuhan” tapi syukurlah meraka tidak segera langsung menyerang tapi menempel erat di kakiku sebagai gantinya.

Aku putuskan untuk mengangkat keduanya keatas karena akan sulit untuk berjalan kalau begini. Aku mengangkat satu lalu Aku mengangkat yang kedua dan sekarang meraka justru menempel erat di leherku.

Ini akan berlanjut untuk sementara ya…..

◇ ◇ ◇

Kami bergerak dengan kerata kuda kedalam Hutan Gaia, karena kereta kuda tidak bisa ditinggal diluar hutan, knight-sama yang tidak berpartisipasi dalam misi penaklukan akan membawa mereka kembali.

Kami akan tiba dalam empat sampai lima jam.

Aku bisa bertegur sapa dengan knight-sama yang ada didalam kereta kuda. Aku lega karena sikap mereka sedikit melunak.

Karena Aku telah “dipaksa oleh Wald-sama”, mereka menampakkan aura simpati pada pandangan mereka, Rupanya, Wald-sama sering melakukannya juga pada orang disekelilingnya.

Atmosfir didalam kereta kuda sedikit lebih santai dan kami akhirnya tiba ditempat tujuan dengan selamat..

「Oshi! Persiapan telah selesai. Mulai dari sini, Kalian akan bergerak sesuai dengan rute party kalian menuju titik perkemahan,」

Ekspedisi penaklukan ini direncanakan berlangsung selama lima hari. Partama, ketiga party akan begerak menyusuri hutan secara terpisah.

Party kami didalamnya terdiri dari 10 knight-sama termasuk Wald-sama, dan 4 angota party dari 『Dragon Breath』dipimpin oleh seorang rank A adventurer Rudolf-san, dengan 17 orang totalnya,

Tanpa ditunda lagi, Aku mengikuti tim Wald-sama sambil memegang tangan Allen dan Elena.

Setelah beberapa saat berjalan didalam hutan.

「Disana~」
「Datang」

Sepertinya Allen dan Elena merasakan adanya monster. Mereka menunjuk pada arah kiri dengan jari mereka sembari menarik ujung bajuku.

「Terima kasih, Wald-sama, seekor monster akan datang dari sisi kiri」

Aku segera melaporkannya pada kapten dari tim. Wald-sama

「N, dari kiri? ――… Takumi, tidak ada apa-apa disana」
「Masih agak jauh, Tapi kalian seharusnya bisa melihatnya segera. Apa yang harus dilakukan dalam situasi seperti ini? Kalian yang mengatasinya?」

Kemampuan deteksi dari Allen dan Elena sangat luas sekali. Karena itu, kami memiliki waktu luang untuk bersiap-siap menghadapi monster itu.

「Gilm, Apa kau bisa mendeteksinya?」

Pimpinan dari 『Dragon Breath』Rank A Rudolf-san segera memeriksa dengan bantuan anggota partynya,

Rudolf-san memiliki perawakan tubuh yang tegap dan berkharisma, Dia membawa tombak dengan pisau semacam kampak yang terpasang diujungnya …. pria berusia 38 tahun yang membawa halberd, Tentu saja, Dia seseorang yang memancarkan aura “veteran”

「Tidak, tidak ada reaksi」
「Oioi, Itu benar? Jangan seenaknya saja mengatakan omong kosong kepadaku」
「………」

Sepertinya deteksi dari Gilm-san belum juga bereaksi.

Sekeliling kami menjadi ramai.

Mendengar hasil dari Gilm-san, Zack-san mencemooh dalam keraguannya. Tapi, Rudolf-san seperti mengamati sesuatu saat melihatku dan anak-anak.

Aku memiliki skil【Detection】tapi ini menggunakan Aku sebagai pusatnya untuk menyebarkan magical power dan mengizinkanku untuk mencari magic power selain dariku. Ini digunakan oleh cukup banyak user dan bisa dibilang berbeda dengan skil presence detection.

Walaupun Dia memiliki 【Detection】 yang sama dengan ku, karena besarnya magical power yang kumiliki sangat besar, Aku bisa mencari dalam area yang jauh lebih luas.

Dan walaupun mirip seperti【Detection】, Allen dan Elena memiliki 【Presence Detection】adalah skil yang mengizinkan mereka untuk bisa merasakan maksud jahat dalam lingkup tertentu.

Walaupun skil kami perlu diaktifkan oleh kami sendiri, sepertinya Allen dan Elena menggunakan skil tersebut secara tidak sadar.

Dan, effektifitas radius dari Allen dan Elena 【Presence Detection】 sangatlah luas, Aku mengeceknya sendiri dengan【Detection】milikku.

Itulah Alasannya kenapa deteksi Gilm-san belum bereaksi.

「Ah!」
「Ada apa?」
「Ada reaksi, Datang!」

Sepertinya monster itu akhirnya muncul dalam deteksinya.

「Apa!?」
「Benarkah?」

Anggota dari 『Dragon Breath』 dan knight-sama secara bergantian melihat kami.

Tidak tidak, itu yang sebenarnya, bukan berarti Aku akan mengatakan sesuatu yang tidak bertanggung jawab di dalam tempat seperti ini.

Hey, Apa yang akan kalian lakukan sekarang? Kalian seharusnya tidak memberikan perhatian kalian kesini?

Segera seekor Red Wolf muncul dalam pandangan mereka. Seketika itu semua sepertinya sudah dalam kondisi siap tarung —

「Ah, oi!」

Salah satu knight menunjuk pada satu arah,

Ah, Gawat!

Ketika kullihat apa yang ditunjuknya, Aku melihat Allen dan Elena menyerbu Red Wolf itu.

Saat kami berada didalam Dungeon Aku katakan pada mereka “ketika kalian menemukan monster, tidak apa untuk mengalahkannya”

Aku mengingatnya terlambat.

Aku lupa memberi tahu Allen dan Elena untuk berprilaku…..

Keduanya mendekat kearah Red Wolf dengan cepat.

Disana, Allen dengan cepat menendang dagu Dari Red Wolf dari bawah, Red wolf itu agak mendongak karena tendangannya dan kali ini Elena memberikan Drop kick pada kepalanya.

Lalu Red Wolf pun tersungkur ketanah dan berhenti bergerak.

『…………………』

Para Knight dan Adventurer, semuanya memiliki ekspresi yang sama, tercengang dengan mulut yang terbuka.

Table of Content
Advertise Now!

Please wait....
Disqus comment box is being loaded