Isekai Yururi Kikou ~Raising Children While Being an Adventurer~ Chapter 14 Bahasa Indonesia

Font Size :
Table of Content
Advertise Now!

Chapter 14 – Dungeon of Earth・Penaklukan 2

 

 

“” Dipungut””

Allen dan Elena mengumpulkan item drop dan berlari ke arahku dengan tangan kecil mereka yang dipenuhi oleh item drop, Meraka sepertinya mengingat dengan baik apa yang kulakukan di ketujuh lantai sampai sekarang.

“ Terima kasih, Apa kalian tidak terluka?”

Aku menerima item nya dan menepuk kepala keduanya yang mengangguk.

“Oniichan akan pergi dan bicara dengan orang-orang ini, bisakah kalian berdua mengumpulkan lagi untuk sementara waktu?”

“”Un””

Masih ada banyak drop item yang keduanya belum bisa bawa jadi aku meminta mereka untuk mengumpulkannya. Keduanya dengan penuh semangat menjawabku. Mereka tampak sangat gembira, Berpikir bahwa mereka bisa sebahagia ini hanya karena permintaanku, anak-anak itu sungguh imut sekali! Aku menyerahkan kantung jerami pada keduanya, meminta mereka untuk meletakan item yang ditemukan kedalamnya dan memperhatikan ketika mereka pergi.

Lalu Aku berbalik dan melihat kembali para Adventurer Laki-laki dan perempuan yang berusaha melarikan diri.

“Nah sekarang, Apa kalian telah mengaktifkan perangkap?”

“Kami benar-benar minta maaf!”

Mereka tidak berlutut seperti yang Syl biasa lakukan, tapi kelompok laki-laki dan perempuan itu membungkukkan tubuh mereka hingga tinggi mereka jadi separuhnya.

Mereka sepertinya menyadari kesalahannya.

Para Adventurer memiliki peraturan yang tidak tertulis.

Penjelasan sederhananya—

Monster akan menjadi prioritas bagi Party/Dia yang pertama kali menyerangnya.
Item drop mejadi milik orang yang telah berhasil mengalahkan monster itu, tetapi bila Dia membiarkannya tanpa mengambilnya, dianggap ditinggalkan dan adventurer lain bisa mengambilnya tanpa akan ada keluhan.
Menyela/mengganggu itu dilarang kecuali diminta pertolongan,
Ini adalah peraturan tak tertulis .

Sebagai tambahan ada satu hal lagi yang sangat penting. Hanya ini yang tidak seperti yang lainnya ini mengenai kejahatan.

Itu adalah—

Tindakan menjadikan kambing hitam dari monster.
Dikategorikan sebagai tindakan yang sangat kejam

Tindakan mengkambing hitamkan yang dilakukan oleh kelompok laki-laki dan perempuan ini adalah sebuah kejahatan.

Tindakan melarikan diri dari monster yang melibatkan orang terdekat dari jalan yang dilalui sering terjadi dimasa lalu.

Saat itu masih belum terlalu buruk.

Yang paling buruk ialah dengan sengaja menarik perhatian monster lalu mengkambing hitamkan orang lain.

Kasus dimana orang yang menjadi kambing hitam tewas sangat banyak. Dengan orang yang dijadikan kambing hitam tewas mereka selanjutnya akan mengalahkan monster yang sudah terluka sendiri.

Karena hal-hal ini sering terjadi, maka sekarang diperlakukan sebagai tindak kejahatan.

“Apa boleh buat, Aku mengerti kalian tidak melakukannya dengan sengaja”

Kelompok yang terdiri dari laki-laki dan perempuan muda ini barangkali melarikan diri karena merasa mereka dalam bahaya. Monster-monster ini tidaklah begitu kuat, tapi anak-anak ini sepertinya tidak mampu mengatasi mereka karena jumlah mereka puluhan.

Lagipula, Aku tidak akan berbelas kasih jika mereka terus melarikan diri setelah melewati kami. Tapi mereka dengan segera berhenti dan menyuruh kami melarikan diri. Dengan itu mereka mendapatkan penilaian yang baik dariku.

“…..Ya. ada sebuah ruang tersembunyi dan ketika kami membuka untuk melihat…………….”

“Ruang tersembunyi ya, huh, Itu yang menjadi pemicu dari mekanisme pertahanan……..Kalian sepertinya menyadari kesalahan kalian, jadi Aku tidak akan menuntut kalian lagi. Aku akan melepaskan kalian, tapi lebih berhati-hatilah dimasa depan , oke?”

Bukan berarti kami menderita kerusakan, dan sepertinya mereka benar menyadari kesalahan mereka. Oleh karena itu Aku tidak akan meributkan masalah ini lagi.

Bagaimanapun juga , tak terpikir olehku bahwa Low rank Dungeon juga memiliki jebakan~

Kami telah menghindari ruang tersembunyi dalam perjalanan sejauh ini, Lantai terbawah dari Low Rank Dungeon tentunya tidak memiliki sesuatu yang berharga. Jadi kami pergi tanpa memeriksanya.

””Banyak !”””

Tepat saat kami selesai berbicara, Allen dan Elena berlari kemari dengan kantung yang penuh material

“Terima kasih, Apa kalian lelah?”

“” Kami tak~apa””

Aku menerima kantung penuh material dan menepuk kepala keduanya.

“”Ah! Disana””

“N?”

“Uwaaa! Seekor Poison Spider!!”

Allen dan Elena menunjuk kearah langit-langit selagi kepala mereka ditepuk.

Aku memandang keatas dan menatap Poison Spider yang bergantung disana.

Kelompok laki-laki dan perempuan itu melihat kearah tempat Allen dan Elena menunjuk dan membuat keributan.

Seperti yang disebutkan dalam namanya Poison Spider adalah laba-laba beracun dengan tinggi satu meter berwarna merah gelap, Dia tidak memiliki racun yang mematikan, tapi Dia racun yang dimiliki akan menimbulkan efek paralis yang kuat.

Laba-laba itu pandai sekali dalam bersembunyi, Dia akan menggigit korbannya dari belakang, lalu setelah orang tersebut berhenti bergerak Ia akan menangkapnya dengan benangnya dan akan dibawa kesarangnya hidup-hidup.

Racunnya bisa langsung didetokfisasi jika ada rekan didekatnya, tapi bila sendiri, gigitan beracun itu bisa berakibat fatal. Oleh karena itu monster ini menjadi penyebab banyaknya kematian dari para Adventurer.

“{{Air Shot}}”

Aku menyerang Poison Spider yang bergantungan dilangit-langit dengan magic hingga binasa. Poison spider itu jatuh ketanah lalu berubah menjadi item drop. Item drop dari Poison Spider sepertinya racunnya. Entah kenapa racun itu sudah berada dalam botol saat jatuh ketanah.

Dugeon benar-benar tempat yang misterius. Darimana coba, datangnya botol ini muncul….

“…Itu langsung dikalahkan”
“N? Poison Spider tidak mempunyai banyak kemampuan serangan jika kalian berhati-hati terhadap stealth nya, bukan?”

“Tidak tidak, biasanya kau tak bisa mengalahkannya secepat itu, Pertama-tama kami bahkan tak bisa meraihnya!”

“Yah, itu mustahil dengan pedang, tapi apakah kalian tidak punya seseorang yang bisa menggunakan magic didalam party kalian? Jika tidak, kalian seharusnys memiliki seseorang yang bisa menggunakan busur atau melempar pisau bukan?”

“Itu…..”

Mungkin tidak ada seorangpun yang bisa menggunakan magic didalam partynya, itu terlihat dari pedang yang tergantung dipinggang mereka. Tetapi, bila dilakukan dengan baik, bahkan para lelaki dan perempuan muda ini seharusnya mampu mengalahkan Poison spider

Bahkan \jika mereka tidak bisa mengalahkannya dengan sekali serangan, Poison Spider masih mungkin dikalahkan dengan kemampuan memanah atau lemparan pisau yang tepat sasaran.

“Aku tidak melihat, seorangpun yang mengguanakan busur jadi yang tersisa adalah lemparan pisau…………Apa kalian tidak memiliki penyerang jarak jauh?”

“Seperti yang dikira, Apakah ini buruk?”

Anak-anak seusia mereka ini mungkin berfikir bahwa magic dan busur itu terlalu tumpul dibandingkan dengan pedang.

“Tidak , itu tidak berarti bahwa itu sangat-sangat diperlukan, tapi Aku yakin itu akan meningkatkan variasi serangan yang kalian bisa gunaakan. Kekuatan serangannya mungkin lebih rendah dari pedang tapi itu mempunyai kemungkinan untuk bisa menembak sesuatu jatuh seperti yang kuperagakan barusan, itu juga bisa mengalihkan perhatian lawan, Disamping itu kalian tidak perlu meninggalkan senjata utama kalian dengan melempar pisau. Juga tidak apa-apa menggunakan batu sebagai pengganti jika tidak memiliki pisau lempar”

“….Batu, Aku mengerti!”

“Lagipula panah dan pisau lempar adalah senjata sekali pakai, membeli mereka dilevel rendah itu terlalu berat”

Panah dan pisau lempar memang sangat murah tapi rapuh, mereka mungkin rusak setelah sekali pakai, Biaya yang mereka butuhkan mungkin akan terus bertambah.

Tentu saja , ada juga yang lebih tahan lama, tapi itu bukanlah sesuatu yang Low Rank Adventurer bisa dapatkan.

Dibandingkan dengan itu, batu yang ada ditanah itu gratis, tergantung dari ukurannya dan kekerasannya sebuah batu bisa digunakan menjadi senjata yang cukup memuaskan.

“Ah lagi~”

“Datang~”

Allen dan Elen menemukan poison spider yang lain dilangit-langit

“Allen mau melempar~”

“Elena juga~”

“N?”

Berkata demikian, Allen dan Elena keduanya memungut batu seukuran bola baseball dari tanah..dan melemparnya.

—Dokon!

Eh!?

Suara keras dari serangan yang tepat mengenai sasaran terdengar.

Sepertinya itu tidak cukup untuk menghabisinya, tapi Poison Spider jatuh ketanah sambil kejang-kejang.

“”Itu jatuh~!””

“Eeeh!?”

Anak laki-laki dan perempuan tersebut mengeluarkan suara terkejut melihat pemandangan seekor Poison Soider yang terkena serangan dari keduanya yang lebih muda dari mereka.

Ah,Aku baru ingat, keduanya memiliki Skil Throwing… sepertinya juga memiliki profesiensi yang cukup tinggi.

Poison spider yang kejang-kejang berhenti bergerak lalu berubah menjadi item drop, sepertinya sudah mati.

“Anak-anak ini….”

Kelompok Anak laki-laki dan perempuan itu sangat terkejut.

Un, Allen dan Elena sangat luar biasa, Kalian jangan membandingkan diri kalian dengan mereka!

Kami berpisah dengan mereka yang akan kembali kepermukaan lalu kamipun kembali melanjutkan penaklukan.

Table of Content
Advertise Now!

Please wait....
Disqus comment box is being loaded