Cultivation Chat Group – 14 Bahasa Indonesia

Font Size :
Table of Content
Advertise Now!

Bab 14 – Senior, aku akan mengirimkan dua kotak bahan obat sebagai ucapan terima kasih

 

 

“Uhuk, kalau masalahmu ini tidak akan lama, Soft Feather, itu tidak mustahil.” Song Shuang dengan lembut tertawa.

Namun, pelajaran besok siang ditetapkan sebelum sekolah dibuka kembali dan tidak akan dibatalkan jika tidak ada alasan khusus.

Song Shuhang tidak ingin terus terjerat pada topik ini dan dia segera mengubah topik pembicaraan. “Soft Feather, apakah tempat yang kau tuju ke Ghost Lamp Temple? Juga, bukankah kau mengkonfirmasi lokasinya sebelum pergi?”

Wanita yang berpikiran sederhana itu mudah teralihkan perhatiannya. “Ya, aku hanya tahu lokasinya ada di area jalan Luo Xin Kota-J sebelum meminta saudara perguruanku untuk memesan tiket pesawat dan segera bergegas. Itu tidak terlintas dalam pikiranku bahwa Ghost Lamp Temple sulit untuk ditemukan.”

Saudara seperguruan… apakah masih ada hal-hal seperti itu di era saat ini?

Sementara Song Shuhang sedang berpikir, dia secara bersamaan mengetik di keyboard dan memasukan Kota-J, Area Jalan Luo Xin dan Ghost Lamp Temple di dalam kotak pencarian.

Ada informasi tentang Kota-J dan area jalan Luo Xin. Namun, untuk Ghost Lamp Temple, pada dasarnya tidak ada informasi atau tanda di peta.

Dia berpikir itu adalah kuil kecil, atau mungkin, itu mungkin sudah lama ditutup?

“Senior Song, bisakah kau meminjamkan aku komputernya? Aku ingin mencari informasi sendiri, dan mungkin Senior Northern River di dalam grup memiliki berita!” Soft Feather tiba-tiba berbicara.

Song Shuhang mengangguk setuju dan keluar dari akun obrolannya sendiri sebelum bergerak ke samping dan menyerahkan kursinya.

Soft Feather dengan manis tersenyum dan duduk di kursi sambil dengan terampil masuk ke akun obrolannya sendiri.

Sayangnya, Northern River Loose Cultivator tidak menjawab. Jarang senior ini untuk offline dalam jangka waktu yang lama. Song Shuhang berpikir bahwa pihak lain adalah pejuang internet sejati yang online 24/7.

Soft Feather agak kecewa dan menutup jendela obrolan sebelum mulai mencari informasi tentang semua kuil di area jalan Luo Xin di komputer. Demikian pula, dia telah menduga bahwa Ghost Lamp Temple tidak ada lagi, atau bahwa nama itu telah berubah.

Song Shuhang berdiri di samping dan mencari sesaat sebelum mengingat bahwa ponselnya dan Soft Feather kehabisan baterai.

“Soft Feather, berikan padaku ponselmu sebentar. Aku punya konektor pengisian universal di sini dan ponselmu bisa terisi penuh dalam waktu satu jam atau lebih,” Song Shuhang berbicara.

“Terima kasih, Senior!” Soft Feather dengan cepat mengeluarkan ponselnya dan memberikannya pada Shuhang.

Setelah Shuhang mengambilnya, dia membawa ponselnya untuk diisi.
❄️❄️❄️

Saat Song Shuhang berbalik, kedua tangan Soft Feather mengetik dengan cepat di atas keyboard, mengungkapkan kecepatan mengetiknya yang sebenarnya. “Papapapapa …” Kecepatan APM tangannya telah mencapai setidaknya 900+ dalam sepersekian detik. Jika dia menggunakan kecepatan tangan itu untuk menjadi gamer profesional, dia kemungkinan besar akan menghancurkan para ahli dari segala jenis genre permainan.

Di layar komputer, jendela muncul dengan kecepatan kilat satu demi satu, kemudian ditutup, dan satu demi satu, halaman web disegarkan.

Dengan cepat, informasi murid laki-laki ditampilkan.

Foto setengah tubuh dengan Song Shuhang tersenyum cerah dan informasi pribadinya di samping bisa dilihat.

Song Shuhang, Fakultas Teknik Mesin Universitas Jiangnan, Sekolah Desain dan Manufaktur Mesin, Departemen 19 Kelas ke-43.

Jendela lain dengan cepat muncul segera setelahnya. Ini menunjukkan jadwal kelas Song Shuhang.

Apa yang muncul sesaat setelah itu adalah kelas Senin sore … Profesor Renshui.

Dia adalah seorang profesor muda dan menjanjikan dengan penampilan tampan, sosok tinggi dan lurus, mengenakan kacamata hitam dan selalu memiliki senyum lembut di sudut mulutnya.

Semuanya … telah terjadi dalam hitungan detik.

Setelah mendapatkan informasi yang diinginkannya, Soft Feather sekali lagi dengan cepat menutup halaman web yang muncul di layar komputer.

Terbukti, kelas-kelas yang telah ditetapkan sejak lama tidak akan dibatalkan secara acak. Namun, ada banyak kecelakaan di seluruh dunia — misalnya, dosen yang bertanggung jawab atas pelajaran itu mungkin telah melukai kakinya selama kecelakaan mobil, secara tidak sengaja keseleo pergelangan kakinya tanpa ada penghalang pada khususnya, jatuh ke tempat tidur dan terkilir pergelangan kakinya, digigit oleh anjing mereka, dan seterusnya dan seterusnya. Kecelakaan yang mengakibatkan kakinya terkilir membuatnya tinggal di rumah sakit. Dengan begitu, pelajaran besok sore kemungkinan besar akan dibatalkan atau ditunda selama beberapa hari?

Inilah yang dipikirkan oleh Soft Feather secara internal. Dia merasa bahwa idenya luar biasa dan diam-diam memberikan dirinya jempol.
❄️❄️❄️

Di lokasi lain sekitar sepuluh km, di dalam gedung apartemen dosen.

Profesor Renshui, yang sedang bermain dengan putrinya, secara tidak sadar merasakan menggigil dan kemudian bersin secara berurutan. Dia mengusap hidungnya sambil berpikir, Apakah ada siswi yang sedang memikirkan gurunya yang tampan lagi?

Sebagai seseorang, memiliki ketampanan juga menjengkelkan; lebih jauh lagi, dia sudah menetap dan menikah.
❄️❄️❄️

Setelah menutup halaman web, Soft Feather diam-diam berbalik dan melihat Song Shuhang. Menyadari bahwa dia masih mengisi ponsel mereka di kamar yang berdekatan, dia rileks sambil merasa seolah-olah dia melakukan sesuatu yang buruk di belakang punggung seorang senior.

Setelah memeriksa sejumlah besar informasi, dia secara naluri merasa bahwa semakin dia melihat Senior Song, semakin dia merasa seperti orang biasa?

Dia kemudian memikirkan apa yang dikatakan Song Shuhang ketika mereka baru saja bertemu, ketika dia mengatakan kepadanya untuk memanggilnya dengan nama saja, dan bukan ‘senior’.

Apakah teknik Senior Song ‘mengalami dunia fana’ terlalu mendalam atau apakah itu salah paham?

Setelah menutup semua halaman web, Soft Feather menggunakan jari-jarinya.

Setelah itu, tatapannya jatuh pada buku catatan terbuka di samping komputer. Sebuah kumpulan nama bahan obat ditulis di atasnya dan itu tidak lain adalah ramuan cairan penempa tubuh yang disederhanakan yang telah dikirim oleh Medicine Master dalam Kelompok Nomor Satu Sembilan Provinsi.

Shuhang awalnya menyalinnya dengan maksud membawanya pulang ke rumah untuk sepupunya, Zhao Yaya, agar melakukan penelitian, tapi dia tidak memasukan Fresh Overlord Branch, Nine-Yang Scarlet Flame Bamboo, Morning Dew Mysterious Grass, dan bahan-bahan lain yang diisi dengan aura chuuni.

‘Senior Song juga sedang meneliti resep ini?’ Pikir Soft Feather.

Namun, dia dengan cepat menyadari bahwa resep Song Shuhang disalin tidak lengkap? Mengapa Senior hanya menyalin bahan yang sederhana?

Mengapa dia tidak memasukkan Morning Dew Mysterious Grass dan bahan-bahan lain yang serupa?

Tunggu, mungkin Senior Song ingin meningkatkan basis resep Senior Medicine Master dan lebih jauh menurunkan biaya produksi meracik cairan penempa tubuh?

Berpikir sampai di sini, mata Soft Feather langsung cerah.

Secara kebetulan, Song Shuhang telah kembali dan melihat Soft Feather melihat buku catatannya sendiri — ini buruk, ada resep chuuni yang dicatat di atasnya!

Kali ini, seolah-olah lumpur kuning telah jatuh ke selangkangan celananya dan bahkan jika dia tidak menyentuhnya, itu akan tetap tampak seperti miliknya. Soft Feather pasti akan menganggapnya sebagai seorang sahabat yang sangat terinfeksi chuunibyou Xianxia.

Seperti yang diharapkan, ketika Soft Feather berbicara, dia segera mengajukan pertanyaan yang dirasakan Song Shuhang penuh dengan aura chuuni. “Senior, apa kau mungkin juga sedang meneliti resep Senior Medicine Master? Berapa banyak tungku yang dapat kau selesaikan dalam satu upaya?

Soft Feather dengan senang bertanya sambil mengadopsi sikap meminta bimbingan dari senior.

Dia telah mencoba beberapa kali mengikuti resep yang disediakan oleh Medicine Master, tetapi karena dia tidak cukup berlatih dengan seni pengendalian api, dia hanya berhasil tiga dari sepuluh kali. Terlepas dari kenyataan bahwa dia suka meramu pil, dia tidak punya bakat untuk itu.

Dengan cara dia membuang bahan obat, jika itu dilihat oleh kultivator lainnya, mereka pasti akan menenggelamkannya dengan air liur mereka. Untungnya, dia memiliki ayah yang tangguh dan kaya. Bagi Spirit Butterfly Island, bahan-bahan obat yang disia-siakan untuk meramu pil penempa tubuh adalah sesuatu yang sepele seperti setetes air dalam ember.

“Aku belum meramu.” Pipi Song Shuhang mengalir dengan air mata. Seperti yang diharapkan, dia diperlakukan sebagai sesamanya.

“Kenapa? Mungkinkah Senior Song berencana untuk meningkatkan basis resep Senior Medicine Master?” Mata Soft Feather cerah dan penuh semangat bertanya.

“…” Song Shuhang tidak menjawab. Awalnya, dia ingin bertanya bagaimana dia bisa membuat resep aneh seperti itu, tapi melihat mata berkilauan Soft Feather, dia merasa malu dan tidak bisa meredam antusiasme wanita ini.

Karena itu, setelah berpikir untuk waktu yang lama, dia memikirkan jawaban yang jujur. “Sebenarnya, tidak mudah untuk mencari bahan obat di sini. Karena beberapa alasan rumit, aku tidak memiliki bahan apapun padaku. Oleh karena itu … aku tidak memiliki kesempatan untuk meraciknya.”

Ini adalah kebenaran karena bahan-bahan yang tercantum dalam resep — bahkan setelah menyingkirkan bahan-bahan obat misterius itu — adalah sesuatu yang bernilai cukup kecil. Kita harus tahu bahwa harga bahan obat seperti Ginseng dihitung berdasarkan 50 gram, bukan per kilo.

Sebagai mahasiswa, dia tidak mampu membelinya bahkan jika dia menjual ginjalnya!

“Oh, jadi itu alasannya. Maaf Senior.” Soft Feather mengangguk mengerti dan dalam hati senang pada saat yang sama!

Meskipun dia tidak tahu mengapa Senior Song tidak memiliki bahan dasar untuk cairan penempa tubuh, bahan obat Spirit Butterfly Island bahkan bisa ditumpuk setinggi gunung!

“Senior, ketika aku kembali, aku akan mengirimkan dua kotak bahan obat-obatan untukmu sebagai hadiah terima kasih!” Soft Feather berbicara — ini adalah upah yang dia siapkan untuk diberikan pada Song Shuhang. Terlepas dari apapun, dia memutuskan untuk meminta Shuhang menemaninya mencari Ghost Lamp Temple.

Dua kotak bahan obat. Kata-kata ini tampak begitu mendominasi.

Diterjemahkan ke makna yang lebih harfiah: Senior, aku akan mengirimkan dua kotak Ginseng sebagai ucapan terima kasihku.

Jika orang merasa terjemahan di atas tidak cukup jelas, maka lihatlah versi terjemahan ini: Senior, aku akan mengirimkan dua kotak emas batangan kepadamu sebagai ucapan terima kasihku.

Nilai bahan obat yang ingin dikirim Soft Feather pasti beberapa kali lebih banyak daripada batangan emas.

Sayangnya, Song Shuhang saat ini tidak tahu nilai dari dua kotak bahan obat yang dibicarakan Soft Feather atau dia akan segera berlutut pada orang kaya baru ini.

Table of Content
Advertise Now!

Please wait....
Disqus comment box is being loaded